Kesepakatan Piala Dunia Antarklub Gagal karena MLS dan Pemain Gagal Capai Kesepakatan Kompensasi

Club World Cup

Kesepakatan sementara antara Major League Soccer (MLS) dan Asosiasi Pemain MLS (MLSPA) atas kompensasi Piala Dunia Antarklub FIFA telah gagal, menurut ESPN. Kedua belah pihak gagal merevisi bagian dari perjanjian tawar-menawar kolektif (CBA) yang mengatur pendapatan dari turnamen eksternal, yang memicu kembali ketegangan beberapa hari sebelum turnamen dimulai.

Kekecewaan meningkat ketika para pemain Seattle Sounders turun ke lapangan dengan kaus protes bertuliskan “Club World Cash Grab” dan “Fair Share Now,” sebuah langkah yang mendapat dukungan publik dari MLSPA. Serikat pekerja tersebut kemudian menuduh MLS melakukan pembalasan dan menyebut tindakan liga tersebut tidak sopan.

Berdasarkan CBA saat ini, para pemain berhak atas 50% pendapatan dari turnamen luar, dibatasi hingga $1 juta. MLS mengusulkan struktur baru yang hanya memberikan 20% bonus berbasis kinerja kepada tim yang berpartisipasi, dengan jaminan $1 juta plus potensi pendapatan tambahan.

MLSPA menolak tawaran tersebut, dengan alasan bahwa tawaran tersebut jauh di bawah standar internasional. Serikat pekerja tersebut berpendapat bahwa MLS gagal mengalokasikan $28,65 juta yang akan diterimanya dari FIFA untuk turnamen tersebut kepada kelompok pemain yang lebih luas. Menurut MLSPA, para pemain hanya akan menerima 10% dari jumlah tersebut.

Dengan dimulainya Piala Dunia Antarklub pada hari Sabtu, perselisihan yang belum terselesaikan ini menambah lapisan kontroversi lain pada turnamen yang telah menghadapi tantangan logistik dan politik.

Last News